Follow Up Magang MMC X:
“Belajar Mengandalkan Tuhan”

Follow Up Magang MMC X adalah implementasi dari program Medical Mission Course, yang diadakan dengan konsep kesukarelawanan. Dua peserta MMC X berkomitmen untuk mengikuti follow up untuk magang di RS Kristen Lindimara Waingapu, Sumba Timur, NTT. Mereka adalah drg. Noryken Sitorus dan perawat Dianrati Lopo. Drg. Noryken Sitorus berkomitmen magang selama 5 minggu, sedangkan perawat Dianrati Lopo berkomitmen selama 10 minggu. Berikut adalah kesaksian dari mereka:

 

Drg. Noryken Sitorus:

“Selama lima minggu mengikuti follow up program MMC X ini, saya banyak melihat dan merasakan betapa Tuhan sungguh menepati setiap janji-Nya. Melalui 2 Korintus 3:5, saya belajar untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap hal yang saya kerjakan. Saya sadar bahwa apapun yang saya upayakan jika tidak mengandalkan Tuhan, hal itu tidak akan menjadi berkat. Diutus menjadi seorang dokter gigi misi ke daerah yang belum pernah saya datangi tentu ada kekhawatiran. Khawatir tentang apa yang akan saya hadapi, apa yang saya bisa lakukan, dan apa yang bisa memberkati jemaat dalam 5 minggu pelayanan. Tuhan menyanggupkan untuk melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di RS, penyuluhan kesehatan gigi lewat radio Max FM di Waingapu, penyuluhan dan pemeriksaan gigi di desa, sekolah dasar, dll.”

 

Perawat Dianrati Lopo:

“Tuhan yang memimpin saya di Waingapu dan Tuhan pula yang memimpin saya tiap-tiap hari untuk dapat melihat ladang yang Tuhan percayakan untuk digarap serta melakukan kehendak-Nya dan menjadi alat di tangan-Nya untuk melayani. 10 minggu di Waingapu melakukan pelayanan di Panti Lunda Lima, Sekolah Minggu, bakti sosial, kunjungan ke ruangan-ruangan pasien untuk melayani, bergabung dengan pelayanan di Perkantas Waingapu, menemani drg. Noryken selama 5 minggu penyuluhan kesehatan gigi, dll. bukanlah akhir, melainkan masa persiapan bagi saya dan menjadi awal bagi saya untuk kembali setahun lagi ke sana. Injil sudah lama masuk ke Sumba, namun belum sampai ke hati semua masyarakat. Oleh karena itu, masih banyak hal yang perlu dikerjakan bagi Pulau Sumba dan saya mau menyerahkan diri saya ke dalam tangan Tuhan yang kuat untuk dipakaiNya mewartakan kasih Allah bagi masyarakat di Pulau Sumba.”

 

Semua yang mereka kerjakan melalui program Pelayanan Medis Nasional kiranya mengajarkan mereka secara langsung beban terhadap jiwa-jiwa, menambahkan keterampilan medis, juga menumbuhkan kedewasaan rohani, seperti kedewasaan dalam menghadapi masalah, dan sebagainya. Di atas semuanya, kiranya hanya Tuhan saja yang dipermuliakan.